Bumi Riwayatmu Kini




"Telah nampak kerusakan di darat dan di laut di sebabkan karena perbuatan tangan manusia, supaya Allah merasakan kepada mereka sebagian dari (akibat) perbuatan mereka, agar mereka kembali (ke jalan yang benar)." {QS. Ar-Rum : 41}

Darat dan laut, dua sisi bumi yang dianugerahkan Allah untuk manusia. Anugerah agar dirawat dan dijaga, sebagai tempat tinggal dan mencari penghidupan.


Kini, anugerah yang berupa bumi ini telah renta, ditambah ulah tangan manusia yang tidak bertanggung jawab, amanah, dan keindahan bumi pun mulai tergerus. Kerusakan di darat dan di laut seolah tak lagi bisa di hindari. Badai dan bencana susul menyusul seolah tiada henti. Isu terbaru yang banyak dibicarakan selain bencana alam adalah pemanasan global (Global Warming). Temperatur rata-rata atmosfer, laut dan daratan bumi meningkat, 0.74 + 0.18 o C (1.33 + 0.32 o F) selama seratus tahun terakhir.

Kerusakan iklim bumi ini, mulai dikaji oleh para ilmuwan sejak akhir abad XVIII. Kesimpulannya, bahwa manusia telah menyebabkan pemanasan global. Hal ini dipicu oleh maraknya pembakaran minyak bumi, batu bara, dan gas alam serta pembukaan lahan. Tanpa terasa, andilnya cukup besar mengubah iklim dunia. Pembakaran berasal dari asap mobil, pabrik, dan pembangkit tenaga listrik. Lambat namun pasti pembakaran ini menghasilkan karbon dioksida (CO2), yang dikenal dengan "Gas Rumah Kaca".

Peningkatan suhu global selama berabad-abad telah mencairkan sejumlah es yang melapisi sebagian besar Antartika. Akibatnya tinggi permukaan air laut menjadi naik di seluruh dunia. Banyak wilayah pantai yang kebanjiran, erosi, hilangnya daratan dan masuknya air laut ke wilayah air tawar. Peningkatan permukaan air laut menenggelamkan kota-kota pantai, negara Kepulauan kecil, dan wilayah-wilayah yang tidak dihuni lainnya.

Manusia dibuat tak berdaya akibat ulahnya sendiri. Perkembangan industri yang tidak memperhatikan ekosistem alam, serta pembalakan hutan secara liar menambah runyam kerusakan dunia. Akankah manusia, tumbuh-tumbuhan dan makhluk di bumi ini mampu bertahan bila pemanasan semakin meningkat??? Atau justru riwayat manusia akan tamat akibat ulahnya sendiri??

Kerusakan di darat maupun di laut tak ubahnya sebuah peringatan bagi manusia agar mengkaji kembali langkah-langkahnya. Menata diri dan berbenah untuk bisa bersahabat dengan alam dan lingkungan sekitar. Manusia ini hanyalah makhluk kecil yang harus kembali ke jalan yang benar. Akhirnya STOP GLOBAL WARMING dari sekarang!! Tanam seribu pohon untuk anak cucu kita nanti.



0 Responses